30 Desember 2015
Hari ini aku dan papa mama pergi
ke Mal Kasablanka. Liburan kali ini aku memang lebih banyak menghabiskan waktu
dengan papa mama, karena jika sudah masuk kuliah pasti waktu dengan papa mama
akan sangat sedikit. Apalagi nanti kalau sudah kerja yah hehe. Kami bertiga
makan siang, jalan-jalan, kemudian nonton film Yip Man 3. Sebenarnya aku kurang
tertarik nonton film ini, karena terkesan membosankan, tapi karena ini film
favorit papa, jadi aku ikut saja. Papa memang suka film-film yang berbau
sejarah kerajaan China atau film action (China maupun Barat). Kalau aku
sebenarnya lebih suka film kartun seperti Disney, film yang menginspirasi (misalnya
based on true story), slice of life, film fantasi, atau film detektif yang
bikin penasaran, dan kadang film horor. Kalaupun film action aku lebih suka
film-film yang diperankan oleh Jackie Chan. Dan sayangnya, di bioskop Indonesia
jarang ada film Jepang, kalaupun ada mungkin hanya di bioskop tertentu. Makanya aku lebih sering nonton film Jepang
di rumah dibandingkan di bioskop.
Kembali ke topik, jadi setelah
nonton, kita bertiga makan malam di foodcourt. Di tengah kebingungan mau makan
apa karena banyak sekali pilihan makanan disana, aku menemukan salah satu counter
makanan India. Wah, jadi ingat restoran India yang di Jepang. Akhirnya aku
memutuskan ingin pesan menu favoritku, Butter Chicken Kari, tapi sayangnya menu
itu sedang kosong saat itu. Akhirnya aku memesan Prata Keju. Ini juga salah
satu jenis roti India. Bedanya dengan Nan adalah roti Prata lebih tipis dan
garing. Aku juga tertarik dengan bentuknya yang unik, makanya aku memesan Prata
Keju ini.
Tapi, saking tidak biasanya bentuk dari Prata Keju ini, aku sukses
menjadi pusat perhatian orang-orang di foodcourt ketika membawa roti ini sampai
ke meja tempat aku dan papa mama makan. Sepertinya semua mata memandang ke
arahku diliputi rasa penasaran, bahkan terdengar suara-suara “wow”, “wuih,
apaan tuh?” dan semacamnya. Ya ampun, segitu jarangnya kah orang yang memesan
roti Prata. Aku jadi agak gugup, tapi karena roti Prata ini tinggi sekali, jadi
aku harus hati-hati membawanya. Malu banget kan kalau aku menjatuhkan makanan
ketika lagi diliatin banyak orang seperti itu. Mana jarak sampai ke meja cukup
jauh pula, aduh rasanya ingin cepat-cepat sampai ke meja!!
Lesson learned: lain kali kalau
pesan makanan di foodcourt, sebaiknya jangan pesan makanan yang mencolok atau
menarik perhatian banyak orang.















