Sabtu, 25 Juli 2015
Besok hari ulang tahun salah satu
sahabatku, yaitu Lieny. Hari ini, aku sudah janjian dengan Chiya setelah pulang
baito untuk mencari kue untuk surprise ulang tahun Lien besok. Awalnya
kami ingin beli di toko kue dekat tempat baito-ku,
tapi ternyata ukuran kuenya kecil dan design-nya
juga biasa saja, jadinya kami mencoba mencari ke tempat lain. Kami mulai
berkeliling-keliling, keluar masuk beberapa depato
sambil mencari toko kue, tapi ternyata cukup sulit menemukan toko kue yang buka
di hari Sabtu. Karena ga ketemu juga, akhirnya kami searching lewat internet toko-toko kue yang ada di Wakayama dan
kami menemukan satu toko kue yang rating-nya
cukup bagus. Jarak sampai ke toko kue itu pun sangat dekat, hanya 3 menit naik
sepeda dari lokasi kami saat itu (menurut google
map). Akirnya kami mencoba pergi kesana denga panduan GPS. Kami sempat salah jalan karena salah melihat arah, bukannya
menuju ke arah toko kuenya, malah menjauh dari situ. Untuk sebelum semakin
jauh, kami sadar dan putar arah. Tapi, begitu di tengah jalan, aku mulai
curiga. Kok, arahnya sama seperti arah ke tempat baito-ku yah…. Akhirnya aku memastikan lokasinya lagi dari GPS, dan benar saja, toko kue yang kita
tuju sekarang ternyata adalah toko kue yang pertama kali kita datangi tadi!!!
Ya ampuuun kok kita bisa ga sadar yah. Kan jadinya buang-buang waktu dan energi…
Tapi bukannya kesal, kami malah menertawakan kebodohan kami hahahaha.
Akhirnya kami searching lagi, dan kali ini kami
menemukan toko kue yang rating-nya juga bagus dan design kuenya sepertinya lucu-lucu, namun yang ini lokasinya cukup
jauh, sekitar 30 menit naik sepeda menurut Google
Map. Akhirnya kami pergi ke sana mengikuti arah GPS, melewati jembatan, jalan menanjak, dan hampir nyasar ketika
melewati jalanan yang cukup sepi karena kami tidak mengenal daerah itu. Tapi
akhirnya kami sampai juga ke tempat tujuan. Ternyata pilihan kami tidak salah, design kue ulang tahun yang dijual
disana memang lucu-lucu dan bisa langsung pesan jadi hari itu juga. Kami merasa
usaha kami menempuh perjalanan yang cukup melelahkan itu tidak sia-sia.
gambar ilustrasi kue ulang tahun untuk Lien
(jenis dan design kuenya sama, hanya saja waktu itu kami tidak foto yang asli)
Setelah membeli kue, kami mampir
ke Sukiya, salah satu restoran Donburi yang ada di dekat situ karena perut
sudah lapar. Aku memesan “Cheese Gyuudon”, nasi dengan lauk daging sapi ditabur
dengan keju. Tidak hanya satu jenis keju, tapi 3 jenis keju dipadu jadi satu,
dan ketika dicampur kejunya setengah meleleh karena tercampur panas dari daging
sapinya. Oishikatta ~
Tidak terasa waktu sudah
menunjukkan pukul 7 malam. Langit sudah gelap. Seharusnya Lien sedang baito
sekarang. Kami harus pulang duluan sebelum Lien agar kami bisa menyembunyikan
kuenya di kulkas tanpa ketahuan Lien. Aku meletakkan kue Lien di keranjang
sepeda, kemudian kami jalan pulang dengan panduan GPS lagi. Nah, ternyata terjadi hal yang cukup mengejutkan saat
jalan pulang. Karena sudah gelap dan lampu sepedaku agak redup, jalanan tidak
terlihat jelas, dan aku tidak menyadari bahwa di depan ada selokan yang cukup
lebar dan dalam dan aku hampir masuk ke selokan itu. Tapi entah kenapa aku
masih sempat menghindar ke kanan secara reflek dan selamat dari selokan itu.
Aku sempat syok karena semua terjadi begitu cepat, tapi aku langsung
memperingati Chiya yang ada di belakang agar berhati-hati dan jangan jalan di
sisi kiri. Kalau diingat-ingat lagi, seandainya 2 detik saja aku terlambat
menghindar, mungkin kami tidak jadi membuat surprise ulang tahun Lien karena
kuenya rusak dan aku mungkin akan berakhir di rumah sakit. Abunakatta wa ~
Percaya ga percaya, entah kenapa aku
merasa seperti “dilindungi” saat itu. Yah, apapun itu aku bersyukur karena aku
dan Chiya bisa pulang dengan selamat. Cerita akan berlanjut di post
berikutnya… check it out!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar